Ya benar, karena bagi mereka sebenarnya sama saja apakah menaruh 100%, 90% atau 80% effort selama pekerjaannya selesai. Seperti kita yang bekerja 8-to-5 (atau saya yang seringkali 5-to-11), kalau bicara profesional ya sebatas selesaikan pekerjaan kita. Ada takarannya, penghasilan sesuai KPI individu dan perusahaan.
Tapi buat kebanyakan orang, tidak sesederhana itu. Bisnis restoran, hotel, atau salon bergantung dengan sepi/ramainya pengunjung, begitu pula dengan karyawannya. Belum tentu setiap senyum, sapa dan salam karyawannya berpengaruh langsung terhadap pendapatan. Meskipun biasanya mereka harus bekerja lebih lama daripada karyawan kantoran. Atau bekerja di hari-hari libur, meninggalkan keluarganya. Apalagi kalau kita berpikir belum tentu mereka (dan keluarganya) bisa mencicipi makanan, kasur atau pelayanan salon yang biasa mereka berikan ke customer nya. Mungkin saja di antaranya ada yang berharap suatu saat bisa mengajak anak/pasangannya datang sebagai pelanggan.
That's why it always feel good to share them some tips when we feel satisfied. Even if they can't bring their family to get a taste of their service, they can still buy some snacks or gifts for those who are waiting them back home - often in midnight or during holiday season.